Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Rabu, 10 Februari 2021

KH. Kholil Bangkalan Madura

 

Seorang ulama yang masyhur karena kedalaman ilmu agamanya serta menjadi guru besar dikalangan ulama-ulama diindonesia khususnya jawa madura. Beliau sangat alim ahli dibidang ilmu lahiriah dan ilmu bathiniah, Beliau juga terkenal akan karomahnya yang serba ragam.

Menelisik silsilah

Jika ditelisik silsilahnya nasab Syaikhona Kholil Bangkalan geneologis sambung dengan tokoh-tokoh terkenal dan berpengaruh sebelumnya. Didalam catatan yang dibuat KH. Ali Bin Badri Azmatkhan disebutkan bahwa ada lima jalur silsilah Syaikhona Kholil Bangkalan hingga ke Rosulullah SAW. yaitu

1.Sunan Kudus (Sayyid Ja'far Shadiq )

2. Raden Rahmat atau Sunan Ampel

3. Sunan Giri ( Sayyid Muhmmad Ainul Yaqin )

4. Sunan gunung jati

5. Jalur Basyaiban

Pendidikan 

Sejak kecil beliau sangat kental akan agama islam, Beliau pertama kali didik dasar-dasar agama (akidah, Syariat, Akhlak) oleh ayahnya sendiri yakni Kiai Abdul latif. Bahkan Beliau Sυԁаһ hafal dengan bаіk Nadzham Alfiyah Ibnu mаӏіk (seribu bait ilmu nаһwυ) Sejak uѕіа muԁа. Beliau belajar dan memperdalam ilmu agama kesejumlah pesantren di bangkalan setelah cukcp belajae dengan ayahnya. Kemudian beliau berguru kepaada Tuan Guru Agung yang kemudian dikenal dengan Bhujuk Agung. Proses belajar yang dilaluinya itu, telah menjadikan beliau sebagai pribadi yang mengusai dasar-dasar ilmu agana yang bersumber pada kitab-kitab klasik, Serta dasar ilmu lahir dan bathin. lalu beliau melanjutkan pengembaraan ilmunya ke sejumlah pesantren di pulau jawa, diantarannya: 1). ponpes bungah, gresik( kiai sholeh);2)ponpes langitan tuban ( kiai muhammad noer );3). ponpes darussalam, kebon candi , pasuruan(kiai arif). Namun setelah beliau belajar ilmu agama di pondok pesantren di daerah jawa ternyata beliau belum puas, Beliau ingin memperdalam ilmunya lagi di mekah. pada 1859 Beliau memualai pengembaraan ilmunya ditanah suci. ketika beliau sudah memandang cukup ilmunya da sudah mendapat perintah gurunya atas dasar patuh beliau pulang ketanah halamannya, Bangkalan

Proses Dakwah Beliau 

Beliau pertama dakwah mengajarkan agama kepada keluarga adipati bangkalan yang pada saat itu Beliau menjadi penjaga malam  diselang menjaga kadang beliau disisipi dengan membaca kitab-kitab kalsik secara istiqomah hingga akhirnya beliau dikenal dengan orang yang pandai ilmu agama dan pandai membaca kitab-kitab klasik hingga kabar itu terdengar ke telinga kanjeng adipati. 

Yang akhirnya beliau diminta untuk membacakan kitab kalsik yang ada di puerpustakan adipati. kanjeng adipati memiliiki kitab klasik  karena beliau juga keturunan Syarifah Ambami Ratu ibu yang bersambung nasab dengan sunan giri yang kental akan ajaran agama islam. Setelah dibacakan oleh beliau dengan indah dan lihai hingga kanjeng adipati terkesan akhirnya beliau diangkat menjadi penasehat dan orang yang dihormati.

Dengan mendapat bagian dari keluarga besar kanjeng adipati Bangkalan, Maka pengaruh beliau semakin luas, tidak hanya dibangkalan namun seluruh madura dan bahkan sampai sampai keluar jawa .

kemudian beliau mendirikan pesantren, pesantren inilah yang menjadi cikal bakal terciptanya ulama ulama dan tokoh yang berpengaruh pada negeri ini, Diantara santrinya yang menjadi ulama dan tokoh diantaranya:

KH Hasyim Asy'ari (tebu ireng), kiai Wahab Hasbulloh (Tambak Beras), Kiai Abdul Karim (Lirboyo, kediri), Kiai maksum (Lasem), KH. Abdulloh Faqih bin Umar (Rogojampi, Banyuwangi), Kiai Rpmli Tamim (Rejoso, Jombang) Dan masih banyak lainnya.


0 comments:

Posting Komentar

kritik saran silahkan tinggalkan, kami dengan senang hati untuk memperbaiki

 

Alamat Pondok Pesantren El-madani

PPDB SMA Pesantren El-madani

jadwal sholat

jadwal-sholat