Cari Blog Ini

Minggu, 07 Februari 2021

Mutiara Santri El-madani, Usaha Tak akan pernah Menghianati Hasil

 Oke sahabat santri, Kali ini kita akan membahas tentang MAN JADDA WAJADA"

Di dalam meraih cita-cita. Apasih  " MAN JADDA WAJADA" itu? Jadi gini ,  " MAN JADDA WAJADA" itu artinya siapa yang bersungguh- sungguh pasti akan mendapatkan apa yang ia tekuni itu. Nah Sahabat santri itu mungkin ungkapan yang sering kalian dengar yah... Karena saya yakin kalimat itu udah  familiar banget di telinga  sahabat santri semua. 

Terus hubungannya dengan MAN JADDA WAJADA" dengan cita-cita apa?

itu hubungannya erat banget sahabat santri. Kalo kalian  Man Jadda  dalam menekuni apapun hal yang akan menjadi cita-cita kalian itu, Pasti nanti Man Jadda. Contoh nih, sahabat santri ada yang ingin hafal Al-qur'an? Saya yakin  pasti banyak yang ingin menjadi hafidz hafidzoh. Tapi gak sedikit sahabt santri yang bilang gini,  Aduh , Pasti  capek? Lama khatamnnya?  pusimg haflin ayat-ayatnya.

Hilangkan pikiran itu sahabat santri semua. Ya jika dibayangkan memang penghafal al-qur'an itu sulit, Capek dan Lelah. Namun teringat satu maqola yang hampir semua orang tau, Yaitu " MAN JADDA WAJADA" . jadi jika kalian bener-bener niat pengin menjadi ahli Al-qur'an nya tinggal praktekan  Man Jadda nya. Allah SWT. berfirman:

لَهُ مُعَقِّبَاتٌ مِنْ بَيْنِ يَدَيْهِ وَمِنْ خَلْفِهِ يَحْفَظُونَهُ مِنْ أَمْرِ اللهِ إِنَّ اللهَ لَا يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُوا مَا بِأَنْفُسِهِمْ وَإِذَا أَرَادَ اللهُ بِقَوْمٍ سُوءًا فَلَا مَرَدَّ لَهُ وَمَا لَهُمْ مِنْ دُونِهِ مِنْ وَالٍ   
 
    Artinya: “Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah. Sesungguhnya Allah tidak mengubah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia” (QS Ar-Ra’d: 11).

So, buat kalian sobat Santri yang dirahmati Allah yang pengin ngafalin alqur'an pertama yang penting itu tadi niat sama man jadda Allah juga Maha baik kok sahabat, Saya yakin sesulit-sesulitnya kalian ngafalin al-qur;an, gak akan berabad khatamnnya, Karena al qur'an akan masuk pada hati seseorang yang mencintai Al-qur'an.

Nah kalo banyak gitu apalagi alasan kalian berkata kalo jadi penghafal Al-qur'an itu susah. Sekali lagi kalian intinya harus Man Jadda Kalo gitu kan kalian tinggal menikmati  Man Jadda  nya  jadi hafidz-hafidzoh  آمين

Eitss... sahabat santri, bukan cuma kalina lho yang merasakan wa jadanya. Orang tua kalian juga dapat merasakan hasil dari Wa jada kita. Seperti dalam Hadist Nabi :


وَإِنَّ الْقُرْآنَ يَلْقَى صَاحِبَهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ حِينَ يَنْشَقُّ عَنْهُ قَبْرُهُ كَالرَّجُلِ الشَّاحِبِ فَيَقُولُ لَهُ هَلْ تَعْرِفُنِي ؟ فَيَقُولُ مَا أَعْرِفُكَ فَيَقُولُ لَهُ هَلْ تَعْرِفُنِي ؟ فَيَقُولُ مَا أَعْرِفُكَ فَيَقُولُ : أَنَا صَاحِبُكَ الْقُرْآنُ الَّذِي أَظْمَأْتُكَ فِي الْهَوَاجِرِ وَأَسْهَرْتُ لَيْلَكَ وَإِنَّ كُلَّ تَاجِرٍ مِنْ وَرَاءِ تِجَارَتِهِ وَإِنَّكَ الْيَوْمَ مِنْ وَرَاءِ كُلِّ تِجَارَةٍ . فَيُعْطَى الْمُلْكَ بِيَمِينِهِ وَالْخُلْدَ بِشِمَالِهِ ، وَيُوضَعُ عَلَى رَأْسِهِ تَاجُ الْوَقَارِ ، وَيُكْسَى وَالِدَاهُ حُلَّتَيْنِ لَا يُقَوَّمُ لَهُمَا أَهْلُ الدُّنْيَا فَيَقُولَانِ : بِمَ كُسِينَا هَذِهِ ؟ فَيُقَالُ بِأَخْذِ وَلَدِكُمَا الْقُرْآنَ


“Dan sesungguhnya Al-Qur’an akan menjumpai pemiliknya pada hari kiamat pada saat kuburannya terbelah sebagaimana lelaki yang kurus dan pucat ia mengatakan kepadanya apakah engkau mengenalku? Lalu dia menjawab aku tidak mengenalmu, ia bertanya kembali apakah engkau mengenalku? Ia menjawab aku tidak mengenalmu, lalu ia berkata: “Aku adalah sahabatmu Al-Qur’an yang telah menghilangkan dahagamu pada saat siang hari yang sangat terik, yang telah membuatmu begadang di malam hari, dan setiap pedagang akan berada di belakang perniagaannya dan engkau sekarang pada hari ini di belakang semua perniagaan. Lalu diberikanlah kerajaan di tangan kanannya dan keabadian di tangan kirinya, dan disematkan di atas kepalanya mahkota yang megah, dan dipakaikan bagi kedua orangtuanya pakaian yang sama sekali tidak pernah dikenakan oleh penduduk dunia, lalu keduanya berkata: Mengapa kami diberikan pakaian semacam ini? maka dikatakan kepada keduanya: semua ini karena anak kalian menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabatnya saat di dunia.” [Silsilah Ash-Shahihah 2829]


Nah, wahh bangetkan. Itu pasti jadi hal terindah kalo kalian bisa menyematkan dua mahkota yang bersinar diatas kepala orang tua kalian.

So, Buat bangga orang tua kalian dengan cita cita apapun yang penting bermanfaat untuk semuanya dan mulia. Jadi Man Jadda lah dalam melakukan sesuatu pasti bakal wa jada.


Sekian Terima kasih dan semoga bermanfaat 


By: Iren_El-madani.


0 comments:

Posting Komentar

kritik saran silahkan tinggalkan, kami dengan senang hati untuk memperbaiki

 

Alamat Pondok Pesantren El-madani

PPDB SMA Pesantren El-madani

jadwal sholat

jadwal-sholat