Cari Blog Ini

Powered By Blogger

Senin, 08 Februari 2021

Sejarah berdiri dan runtuhnya Konstantinopel oleh Sultan Muhammad II, Muhammad al-Fatih

Konstantinopel terkenal dari sektor pertahanannya yang sangat kuat. Meskipun dikepung dan diserang beberapa kali oleh berbagai bangsa, kota Bizantium berhasil direbut hanya pada tahun 1204 oleh tentara Latin Perang Salib Keempat, dipulihkan pada tahun 1261 oleh Kaisar Bizantium Michael VIII Palaiologos, dan pada tahun 1453 ditaklukkan oleh Sultan Ottoman Mehmed II. Yang pertama, dinding kecil didirikan oleh Konstantinus I, dan mengelilingi kota. Kemudian, pada abad ke-5, Theodosius II membangun Tembok Theodosian, yang terdiri dari dinding ganda membentang sekitar 2 KM (1,2 mil) ke barat dari dinding pertama. Kota ini dibangun di atas tujuh bukit serta pada Tanduk Emas dan Laut Marmara, maka tersaji sebuah benteng yang tak tertembus melingkupi istana megah, kubah, dan menara, yang mencakup dua benua.

Sebelum bernama Konstantinopel, daerah yang kini bernama Istanbul tersebut dikuasai bangsa Yunani dan bernama Byzantium. Kota Yunani kuno ini dibuat sejak sekitar tahun 658 SM yang didirikan oleh Byzas dari Mergara. Kota ini dinobatkan menjadi ibukota Yunani kuno dikarenakan beberapa alasan, yaitu :
  • Pelabuhan alaminya dapat digunakan untuk persinggahan dan dikelola untuk menghasilkan pendapatan kota.
  • Kondisi alamnya cocok untuk bertahan dari serangan musuh.
  • Daerahnya kaya akan sumber daya alam berupa ikan laut.
Baca juga :
Pembentukan Byzantium dipenuhi mitos Yunani Kuno. Byzas yang notabene pendiri Byzantium, berdasarkan mitos, diceritakan sebagai anak dari salah satu dewa Yunani yang bernama Poseidon. Ia lahir dari hubungan Poseidon dengan Koreissa yang memiliki darah Zeus dan Io. Sebelum sampai dan mendirikan Byzantium, Byzas berkonsultasi dengan seorang peramal Apollo yang berlokasi di Delphi. Ia mendapatkan wejangan darinya bahwa ia dapat mendirikan kota di seberang tempat orang-orang buta. Khalsedon adalah nama tempat orang buta yang dimaksud. Herodotus menjabarkan bahwa julukan tempat orang buta berasal dari Jendral Persia yang bernama Megabazus. Ia menjuluki tempat itu demikian karena orang Khalsedon dinilai buta setelah mendirikan peradaban di tanah yang tak layak huni.

Kebudayaan Yunani Kuno

Byzantium memiliki peninggalan yang terkenal dengan nama Tembok Byzantium yang kelak dikenal juga sebagai Tembok Konstantinopel. Tembok ini memagari keseluruhan Bukit Akropolis. Tembok ini mengalami beberapa rekonstruksi untuk tujuan militer. Kekuatan tembok ini amat terkenal di masanya akibat mampu menahan gempuran musuh yang sanggup menaklukkan kota Yunani lainnya. Penduduk Byzantium berasal dari Megara yang berbangsa Yunani Dorian. Oleh karena mereka Yunani Dorian, maka kehidupan berpolitiknya lebih dekat ke Bangsa Sparta daripada Athena. Warisan Megara terhadap budaya Byzantium berupa abjad, kalender dan juga kehidupan religiusnya. Sedangkan, warisan Sparta terhadap budaya Byzantium adalah penerapan budak belian terhadap masyarakat Trakia.
Awal Kekuasaan Kekaisaran Romawi
Penderitaan warga Byzantium amat besar akibat kemarahan Severus. Kota itu dihancurkan oleh kaisar Romawi tersebut dan dibiarkan dalam keadaan berkeping-keping selama beberapa tahun lamanya. Anaknya yang bernama Caracalla membujuk sang kaisar untuk memaafkan penduduk Byzantium dan membangun kembali Byzantium. Alasannya karena Byzantium terlalu sia-sia untuk dibiarkan begitu saja. Severus pun setuju dan mengambil keputusan untuk membangun Byzantium dua kali lebih besar daripada sebelumnya.
 
Tembok Byzantium yang asli hanya dibuat memagari bukit pertama saja, sedangkan buatan Severus dibuat memagari bukit kedua juga.  Tembok ini melindungi dua pelabuhan yang dibuat Severus, yakni pelabuhan Neorion dan Prosphorion. Selain tembok dan pelabuhan, Severus membangun bangunan, kuil, jalanan, saluran air, dan juga lapangan. Ada dua bangunan ikonik yang dibuat oleh Severus, bangunan pertama namanya Hippodrome yang pada masa kini terletak di depan Masjid Biru. Saat ini, tempatnya diberi nama at Meydani. Bangunan kedua bernama tempat pemandian Zeuxippus. Tempat ini dibangun untuk masyarakat yang datang ke Hippodrome kala menyaksikkan hiburan. Tempat ini dipenuhi berbagai macam-macam patung.

Konstantinopel dibangun selama enam tahun, dan diresmikan pada 11 Mei 330 M. Konstantinopel membagi kota yang diperluas itu, seperti Romawi menjadi 14 kawasan, dan mendandaninya dengan fasilitas-fasilitas umum yang layak menjadi metropolis ke Kaisaran. Konstantinopel juga tidak memiliki jajaran administratif yang mengatur suplai pangan, polisi, patung-patung, kuil-kuil, saluran pembuangan, saluran air bersih, atau fasilitas-fasilitas umum lainnya. Dalam masa kurang dari seperempat abad sejak kemenangan peratama atas wilayah Romawi, umat Islam mendekati tembok Konstantinopel yang menjadi ibukota ke Kaisaran Romawi Timur. Akan tetapi adanya corak keagamaan dalam penaklukan tersebut semakin memperkuat motivasi umat Islam untuk menguasainya.
Program baru pembangunan diselenggarakan dengan tergesa-gesa: Pilar-pilar, pualam-pualam, daun-daun pintu, dan ubin-ubin dipindahkan dari kuil-kuil kekaisaran ke kota baru itu. Dengan cara yang sama, banyak karya seni yunani dan Romawi segera terlihat di alun-alun dan jalan-jalan. Kaisar mendorong pendirian bangunan-bangunan pribadi dengan cara menjanjikan kepada para pemilik bangunan hadiah lahan dari tanah negara di Asiana dan Pontica, dan pada 18 Mei 332 dia mengumumkan bahwa, sebagaimana halnya di Roma, bahan pangan akan disalurkan secara cuma-cuma kepada warga kota. Konon saat itu jumlahnya mencapai 80.000 ransum sehari, disalurkan dari 117 titik distribusi di seluruh kota.

Konstantinus membuka alun-alun baru di pusat kota tua Bizantium, menamakannya Augustaeum. Dewan senat (atau Curia) yang baru ditempatkan di sebuah basilika di sebelah timur alun-alun. Di sebelah selatannya berdiri istana agung kaisar dengan gerbangnya yang megah, Chalke, dan aula upacaranya yang dikenal sebagai Istana Daphne. Tak jauh dari situ terdapat Hippodromos, tempat pacuan kuda yang mampu menampung 80.000 penonton, dan pemandian Zeuxippus yang terkenal. Di sisi barat Augustaeum berdiri Milion, sebuah monumen berlengkung, titik awal untuk mengukur jarak ke seluruh Kekaisaran Romawi Timur.
 
Dari Augustaeum terbentang sebuah jalan raya, Mese (bahasa Yunani: Μέση [Οδός], secara harfiah berarti "[Jalan] Tengah"), dipagari jajaran pilar. Karena membentang turun dari bukit pertama dan naik ke bukit kedua, jalan ini melintasi sisi kiri Praetorium atau Gedung Kehakiman. Kemudian melintasi Forum Konstantinus yang berbentuk oval tempat dewan senat kedua dan sebuah pilar tinggi yang dipuncaknya tegak sebuah arca Konstantinus dalam rupa Helios, bermahkota sebuah lingkaran suci dengan tujuh berkas sinar dan menghadap ke arah matahari terbit. Dari sana Mese melintasi Forum Taurus, kemudian Forum Bous, dan akhirnya naik ke bukit ketujuh (atau Xerolophus) melewati Gapura Kencana di Tembok Konstantinus. Setelah pendirian Tembok Theodosius pada abad ke-5, Mese diperpanjang sampai ke Gapura Kencana yang baru. Panjang keseluruhannya mencapai tujuh Mil Romawi.

Konstantinopel terus digempur oleh pasukan muslim sejak masa Heraclius berkuasa. Pada akhirnya, Konstantinopel jatuh ke tangan muslim.  Konstantinopel jatuh ke tangan Kesultanan Utsmaniyah. Pemimpin yang berhasil menjatuhkannya bernama Sultan Muhammad II, atau Muhammad al-Fatih yang ketika itu masih berumur 21 tahun. Jatuhnya Konstantinopel ke tangan muslim berdampak pada :
Dominasi kristen menjadi lemah saat itu.


Masa Renaisans dimulai
Perubahan jalur perdagangan akibat monopoli Kesultanan Utsmaniyah yang menandai awalnya era penjelajah.
Penduduk setempat diusir, dibunuh atau diperbudak.
Kejatuhan Konstantinopel terjadi ketika pengepungan terakhir kota ini pada tanggal 6 April 1453 sampai 29 Mei 1453. Pihak yang berperang adalah antara Kekaisaran Bizantium dan sekutu (sebelumnya Romawi Timur) dengan Kesultanan Utsmaniyah. Sejak saat itu Konstantinopel berada di bawah Kesultanan Utsmaniyah atau Turki Ottoman dan berganti nama menjadi Istanbul pada tahun 1930.


0 comments:

Posting Komentar

kritik saran silahkan tinggalkan, kami dengan senang hati untuk memperbaiki

 

Alamat Pondok Pesantren El-madani

PPDB SMA Pesantren El-madani

jadwal sholat

jadwal-sholat