Cari Blog Ini

Rabu, 03 Februari 2021

SUDAH BENARKAH PAKAIAN SOLAT ANDA


Salah satu syarat muthlak sah nya shalat adalah tertutupnya aurat, sebelum Allah menilai kualitas shalat, terlebih dulu password nya harus terpenuhi, yaitu secara formal harus terenuhi syarat dan rukunnya.

Aurat perempuan yang harus ditutupi ketika shalat adalah seluruh anggota badan, termasuk bagian bawah dagu dan bawah rahang, kecuali wajah dan telapak serta punggung tangan.
Aurat tersebut harus tertutup rapat, tidak sedikit pun boleh kelihatan waktu melakukan shalat.
Nah, yang lazim terjadi dimasyaratkat, pada umumnya dalam pemakaian mukena, terutama mukena potongan, hal ini kurang diperhatikan. leher dan sebagian bawah rahang akan tetap kelihatan dari tengah-tengah mukena potongan pada saat melakukan ruku’. Kecuali jika bagian lehernya dibalut sehingga leher dan bawah rahangnya tertutup rapat dan tidak terlihat pada saat ruku’. Berbeda dengan mukenah terusan yang dapat menutup seluruh aurat perempuan.
Oleh karenanya, sangat disarankan kepada kaum wanita untuk tidak menggunakan mukena potongan, karena besar kemungkinan shalatnya tidak sah sebab bagian auratnya dapat terlihat pada saat ruku’. -( bagi yg jualan bgs juga kl Kasih tau pembelinya.. )-
Lihat: I’anatut Tholibin. Juz. l. Hal. 113. Bughyatul mustarsyidin. Hal. 52.
Mukena yang tersedia di pasaran sangat beragam sekarang, baik yang model potongan maupun terusan. Modelnya yang bermacam-macam makin menarik dengan warna dan motif yang cantik. Sayangnya terkadang kita lebih memperhatikan penampilan kita dengan mukena tersebut dibandingkan sah atau tidaknya shalat kita saat menggunakan mukena tersebut. Berikut ini adalah beberapa kesalahan yang bisa menyebabkan shalat kita tidak sah karena cara kita memakai mukena yang kurang tepat.
1. Lengan terlihat saat takbiratul ihram dengan mukena potongan.
Beberapa gerakan shalat bisa mengakibatkan terbukanya aurat saat kita menggunakan mukena potongan, terutama gerakan yang mengangkat kedua tangan seperti takbiratul ihram. Jika kebetulan kita mengenakan baju pendek, maka lengan kita bisa terlihat. Pergelangan tangan dan betis juga rawan terlihat pada gerakan-gerakan tertentu jika menggunakan mukena potongan, karena itu banyak yang menyarankan lebih baik menggunakan mukena terusan.
2. Mukena menutupi area wajah saat sujud.
3. Mukena menutupi telapak tangan dari alas sholat.
4. Mukena tidak menutupi dagu bagian bawah.
5. Mukena warna warni juga kurang dianjurkan, karena bisa mengganggu konsentrasi dan kekhusyu'an shalat org lain.
berikut ini adalah contoh mukena dan pemakaiannya yg benar berdasarkan kesepakatan musyawarah bahtsul masaail (forum diskusi dan kajian ilmiah dalam menjawab problematika masyarakat) FMP3 , Forum Musyawarah Pondok Pesantren Putri se Jawa dan Madura.

0 komentar:

Posting Komentar

kritik saran silahkan tinggalkan, kami dengan senang hati untuk memperbaiki

 

Alamat Pondok Pesantren El-madani

PPDB SMA Pesantren El-madani

jadwal sholat

jadwal-sholat