Cari Blog Ini

Rabu, 03 Februari 2021

Syech Maqdum Wali Sang Pejuang Islam Di Banyumas


Sebelah utara Museum Panglima Besar (Pangsar) Jenderal Soedirman,terdapat makam waliyullah yang sangat mashur di kabupaten Banyumas, Beliu adalah Syekh Makdum Wali, tepatnya berada Pasir Kidul,Pasir Wetan, Kec. Karanglewas, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Sekitar abad ke-15 Masehi, Syekh Makdum datang ke Pasirluhur ( sekarang Banyumas )atas perintah Sultan Demak Raden Patah, yang kala itu Kadipaten Pasirluhur masih dibawah kepemimpinan Adipati Raden Banyak Blanak dengan patihnya bernama Wirakecana atau Raden Banyak Geleh yang merupakan kakak beradik sekitar tahun 1469-152, kedua kakak beradik itu sangat mendukung upaya Syekh Makdum dalam mengemban misi syiar Islam. Atas jasa adipati dan patihnya dalam mendukung Syech Magdum menyebarkan Islam di Pasirluhur, maka Adipati Banyak Blanak dan Patih Wirakencana diminta untuk hadir dalam pisowanan agung di Kerajaan Demak. Bahkan, keduanya dianugerahi gelar kehormatan oleh Raden Patah. Raden Banyak Blanak menyandang gelar Senopati Mangkubumi I, sementara Raden Banyak Geleh bergelar Senopati Mangkubumi II.

Walaupun Syech Magdum didukung oleh Adipati dan Patihnya tidak serta merta rakyat mendukung semua, begitu halnya dengan putra dari Raden Banyak Blanak sendiri yang bernama Raden Banyak Tole. Bersama sejumlah prajurit, Raden Banyal Tole merasa tidak suka dengan kehadiran Syekh Makdum di Pasirluhur. Lebih dari itu, Banyak Tole bertekad melawan Kerajaan Demak. Meski sang ayah telah mencegah, Raden Banyak Tole bersama sejumlah prajurit bersikeras untuk menyerang Demak.

Pasuakn yang tidak sebanding dengan Demak, maka pasukan Raden Banyak Tole bersama sejumlah prajurit sangat mudah ditumpas, sebagai orang tua Raden Banyak Blanak sangat berduka atas kematian putranya yang memberontak ke kerajaan Demak, hingga akhirnya beliu sakit dan meninggal dunia, dan Jasadnya disemayamkan dipesarean paling utara.

Sementara Syeh Makdum dengan dibantu Patih Wirakencana atau Raden Banyak Glek hingga keduanya melanjutkan syiarnya di Pasirluhur atau Banyumas sampai beliu keduanya menemui ajal. Dan kini keduanya dimakamkan di tampat utama yakni berdampingan dengan makam Syeh Makdum, atas permintaan Syeh Makdum selagi masih hidup, sebagai kehormatan atas segala bantuan dan perjuangan Raden Banyak Glek. Konon, Raden Banyak Blanak dan Raden Banyak Glek adalah keturunan ke 5 dari Raden Kamandaka.

 

0 komentar:

Posting Komentar

kritik saran silahkan tinggalkan, kami dengan senang hati untuk memperbaiki

 

Alamat Pondok Pesantren El-madani

PPDB SMA Pesantren El-madani

jadwal sholat

jadwal-sholat